Sabtu, 27 Oktober 2012

PTS 026 MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SMA SWASTA PAKET BINAAN


MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SMA SWASTA PAKET BINAAN  SANGGAR 07 JAKARTA BARAT.

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru mata pelajaran Biologi dalam pengelolaan pembelajaran di SMA Swasta Paket Binaan Sanggar 07 Jakarta Barat. Penelitian ini dilaksanakan di delapan SMA Swasta Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan guru Biologi mengalami peningkatan setelah mendapat perlakuan supervisi klinis antara kemampuan awal dengan akhir siklus dan dengan akhir siklus 2 untuk:
·       Komponen. Pra dan MembukaKegiatanPembelajarankemampuanguru pada awalsiklus 1 kurang 75%, Cukup 25% pada akhirsiklus 1 meningkatmenjadicukup 75%, baik 25% dan pada akhirsikius 2 kemampuangurumeningkatmencapaibaik 100%.
·       Komponen. Kegiatan Inti Pembelajarankemampuanguru pada awalsiklus 1 kurang 37,5%, Cukup 62,5% pada akhirsiklus 1 meningkatmenjadicukup 62,5%, baik 37,5% dan pada akhirsiklus 2 kemampuangurumeningkatmencapaibaik 100%.
·       Komponen. Pemanfaatan Media Pembelajarankemampuanguru pada awalsiklus 1 kurang 75%, Cukup 25% pada akhirsiklus 1 meningkatmenjadicukup 62,5%, baik 37,5% dan pada akhirsiklus 2 kemampuangurumeningkatmencapaicukup 12,5%, baik 100%, sangatbaik 37,5%
·       Komponen. MemeliharaketertibanSiswakemampuanguru pada awalsiklus 1 kurang 50%, Cukup 50% pada akhirsiklus 1 meningkatmenjadicukup 75%, baik 25% dan pada akhirsiklus 2 kemampuangurumeningkatmencapaibaik 100%
·       Komponen. Penilaian dan PenggunaanBahasakemampuanguru pada awalsiklus 1 kurang 37,5%, Cukup 62,5% pada akhirsiklus 1 meningkatmenjadicukup 50%, baik 50% dan pada akhirsiklus 2 kemampuangurumeningkatmencapaibaik 100%
·       Komponen. MenutupKegiatanPembelajarankemampuanguru pada awalsiklus 1 kurang 50%, Cukup 50% pada akhirsiklus 1 meningkatmenjadikurang 12,5% cukup 37,5%, baik 50% dan pada akhirsiklus 2 kemampuangurumeningkatmencapaicukup 12,5% baik 62,5% sangatbaik 25%.
Implikasidarihasilpenelitianiniadalahbahwapelaksanaansupervisiklinisdapatmeningkatkankemampuan guru mata pelajaran Biologi dalam melaksanakan pembelajaran. Dengan demikian maka hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan yang berharga bagi para kepala sekolah dan pengawas sekolah agar melaksanakan supervisi klinis dalam kegiatan pembelajaran guru disamping pelaksanaan supervisi lainnya.



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang.
Permasalahan pendidikan yang dihadapi olehbangsa Indonesia adalahrendahnyamutupendidikan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan memuat (kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Lingkup standar nasional pendidikan tersebut meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan (Depdiknas 2005:8)
Standar proses pendidikan berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Sehingga seluruh sekolah harus mengusahakan pelaksanaan proses pembelajaran dengan baik. Proses pembelajaran yang dilakukan dengan sungguh-sungguh melalui perencanaan yang matang, memanfaatkan seluruh sumberdaya yang ada dan memperhatikan taraf perkembangan intelektual anak akan menghasilkan kwalitas lulusan yang baik. Lemahnya proses pembelajaran yang dikembangkan oleh guru menjadi salah satu masalah yang dihadapi pada kegiatan pembelajaran. Sehubungan dengan upaya meningkatkan kwalitas lulusan maka proses pembelajaran perlu dibenahi. Dalam pelaksanaan proses pembelajaran guru terlebih dahulu mengadakan persiapan tertulis seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pembelajaran. Proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas perlu mendapat perhatian khusus. Peneliti dalam melaksanakan tugas khususnya pada pelaksanaan supervisi kunjungan kelas memperoleh temuan:
  1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tidak dibawa pada saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
  2. Kegiatan pembelajaran tidak sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah dipersiapkan.
  3. Kegiatan pembelajaran tidak bervariasi dan umumnya berpusat pada guru.
Dari temuan dalam pelaksanaan supervisi kegiatan pembelajaran tersebut maka diharapkan untuk meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran dapat dilakukan melalui pelaksanaan supervisi klinis. Supervisi klinis merupakan sarana bimbingan dan pembinaan yang dilakukan secara kolegial sehingga guru lebih mudah menerima perbaikan. Dan supervisi klinis dilakukan terhadap guru yang melaksanakan pembelajaran meliputi:
  1. Prapembelajaran,
  2. Membukakegiatanpembelajaran,
  3. Kegiatanintipembelajaran,
  4. Pemanfaatan media pembelajaran/sumberbelajar,
  5. Pembelajaran yang memicudanmemeliharaketerlibatansiswa,
  6. Penilaianproses dan hasilbelajar,
  7. Penggunaanbahasa,
  8. Penutupkegiatanpembelajaran.
Berdasarkan uraian tersebut penelilian ini bertujuan melihat apakahsupervisiklinisdapatmeningkatkankemampuan guru melaksanakanpembelaiaran. Penulismemberikanjudulnenelitianini: ”MeningkatkanKemampuan Guru Mata PelajaranBiologiDalamMelaksanakanPembelajaranMelaluiSupervisiKlinis Di SMA PaketBinaan, Sanggar 07 Jakarta Barat.

B. RumusanMasalahdanPemecahannya
1. Rumusanmasalah
Apakahsupervisiklinisdapatmeningkatkankemampuan guru biologidalammelaksanakanpembelajaran ?

2. PemecahanMasalah
Tindakan yang dilakukan, kegiatanpembelajaran yang dilaksanakanoleh guru diobservasi dan dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti diadakan diskusi untuk merumuskan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai dengan kondisi sekolah. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusundijadikansebagaiacuandalamkegiatanpembelajaranberikutnya.Dan kegiatanpembelajarantersebutdiobservasiuntukmemperoleh data hasilpelaksanaantindakan.Data yang diperolehdianalisisdankemudiandijadikanacuanuntuktindakanberikutnya.
C. TujuanPenelitian.
Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan guru mata pelajaran biologi dalam pengelolaan pembelajaran di SMA SwastaPaketBinaanSanggar 07 Jakarta Barat.


D. ManfaatPenelitian
  1. Sebagai masukan bagi guru untuk meningkatkan keterampilannya dalam proses pembelajaran.
  2. Sebagai bahan masukan kepada kepala sekolah dalam upaya meningkatkan keterampilan guru dalam proses pembelajaran.

E. HipotesisTindakan.
Hipotesistindakandalampenelitianiniadalah: Supervisiklinisdapatmeningkatkankemampuan guru biologidalammelaksanakanpembelajaran.


DAFTAR PUSTAKA

Ametembun, N.A. (1975) Supervisi Pendidikan Bandung: IKIP bandung
Burhanuddin. (1994). Analisismanajemen dan Kepemimpinan Pendidikan. Jakarta
Depdiknas. (2005). Peraturan Pemerintah Tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan. Jakarta
Dongeng I. S. (1993). Ilmu Pengajaran Variabel. Jakarta : Proyek P2T Dirjen Dikti.
Good C.V. (1973) Dictionary of Education, New York: McGraw-Hill Book Company
Marcus. (2003). KurikulumBerbasisKompetensi Medan: LembagaPenjaminMutuPendidikan Sumatera
Sahertian P.A. dan F. Mataheru.(1982)  danTeknikSupervisiPendidikan.Surabaya: Usaha Nasional
Sanjaya W. (2007). Strategi Pembelajaran Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana
Uno H. B. (2006) Orientasi Baru Dalam Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Wiles, K. (1967). Supervision For BetterWood-Cliff.New Jersey: Prentice Hall, inc.Engle.
Yulhefi.(2006). SupervisiKlinis.Medan :PenjaminMutuPendidikan Sumatera Utara.

Untuk mendapatkan file PTK / Skripsi / Thesis lengkap
dalam format Ms. Word.
Hubungi : 085728916006

0 komentar:

Poskan Komentar