Kamis, 01 September 2016

PTK SMP 228 : PENERAPAN SISTEM PEMBELAJARAN REFLEKTIF DALAM UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA



ABSTRAK

PENERAPAN SISTEM PEMBELAJARAN REFLEKTIF DALAM UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA
(PTK Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri  2 Sambi, Boyolali)

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan sistem pembelajaran reflektif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas bersifat kolaboratif antara peneliti, guru matematika sebagai pelaku tindakan kelas, dan kepala sekolah sebagai subjek yang membantu dalam perencanaan dan pengumpulan data. Subjek penelitian yang dikenai tindakan adalah siswa kelas VIIIc SMP Negeri 2 Sambi, Boyolali yang berjumlah 34 siswa. Data dikumpulkan melalui metode observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan metode alur yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan dan dikembangkan selama proses pembelajaran. Alur yang dilalui meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dari hasil penelitian diperoleh: 1) keaktifan siswa dalam bertanya dan menjawab pertanyaan guru dengan tepat meningkat dari 14,7% menjadi 61,76%. 2) kemampuan pemecahan masalah matematika meliputi:a) mengidentifikasi masalah meningkat dari 8,82% menjadi 88,23%. b) merumuskan masalah dalam model matematika meningkat dari 5,88% menjadi 55,88%. c) memilih pendekatan meningkat dari 5,88% menjadi 64,7%. d) menyelesaikan masalah meningkat dari 17,64% menjadi 82,35%. 3) prestasi belajar matematika meningkat dari 20,59% menjadi 91,17%. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan sistem pembelajaran reflektif.

Kata Kunci : berpikir kritis,reflektif, sistem pembelajaran.


DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

                                , dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Azwar, Saifuddin. 2007. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Deswani. 2009. Proses Keperawatan dan Berpikir Kritis. Jakarta: Salemba Medika.

Dharma, Lala Herawati. 2007. Brain Based Teaching: Merancang Kegiatan Belajar Mengajar Yang Melibatkan Otak, Emosional, Sosial, Kognitif, Kinestetik dan Reflektif.  Bandung: Kaifa.

Fajari, Atik Fitriya Nurul. 2008. “Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika Pada Pokok Bahasan Bentuk Aljabar”. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammdiyah Surakarta.

Gunawan, Adi W. 2007. Genius Learning Strategy. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hamalik, Oemar. 2007. Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Harsanto, Radno. 2005. Melatih Anak Berpikir Analitis Kritis dan Kreatif. Jakarta: Grasindo.

Harta, Idris. 2006. Matematika Bermakna. Surakarta: Mediatama.

Iskandar. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Ciputat: Gaung Persada.

Moleong, Lexy J. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung :  PT Remaja Rosdakarya.

Muhfaroyin. 2009. Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis [Online].  Tersedia:http://zanikhan.multiply.com/journal/item/5570/Memberdayakan-Kemampuan-Berpikir-Kritis.Html. [26 Desember 2010].

Mujiyono, dkk. 2007. Matematika untuk SMP dan MTS Kelas VIII. Surakarta: Grahadi.
Quitadamo, Ian J, dkk. 2009. “Peer-Led Team Learning: A Prospective Method for Increasing Critical Thinking in Undergraduate Science Courses”. Dalam Spring 2009 vol.18, No. 1 [Online]. Tersedia:  http://www.pdfchaser.com/Peer-Led-Team-Learning%3A-A-Prospective-Method-for-Increasing-....html#. [20  Januari 2011].

Rochaminah, Sutji. 2008. “Penggunaan Metode Penemuan untuk Meningkatkan   Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Mahasiswa Keguruan”. Makalah [Online]. Tersedia: http://www.pdfchaser.com/penggunaan-metode-penemuan-untuk-meningkatkan.html. [20  Januari 2011].

Sparrow, Tim and Jo Maddock. 2006. “Reflective Learning”. Dalam Applied emotional intelligence [Online]. Tersedia: http://www.jca.biz/microsites/ iete/pdf/Scale%2016%20Reflective%20learning.pdf. [8 Januari 2011 ].

Sudiarta, I Gusti Putu. 2009. “Pengembangan Pembelajaran Berpendekatan Tematik Berorientasi Pemecahan Masalah Matematika Terbuka untuk Mengembangkan Kompetensi Berpikir Divergen, Kritis dan Kreatif”. Artikel [Online]. Tersedia: http://www.pdfchaser.com/pembelajaran-pendekatan-tematik.pdf.html. [20  Januari 2011]

Sudjana, Nana. 2008. Penilaian Hasil proses Belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

­­Suroso. 2009. Penelitian Tindakan Kelas Peningkatan Kemampuan Menulis melalui Classroom Action Research. Yogyakarta: Pararaton.

Susilo. 2009. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Tebow, Fall Melinda. 2008. “Reflective Learning in Adult Education”. Dalam  Artikel [online]. Tersedia: http://adulteducation.wikibook.us/index. php?title=Reflective LearninginAdult_Education. [26 Desember 2010].
           
Yesildere, Sibel and  Elif B. Turnuklu. 2006. “The Effect of Project-Based Learning on Pre-service Primary Mathematics Teachers’ Critical Thinking Dispositions”. Dalam Int Online J Science Math Ed vol 6 pp 1-11. Tersedia: http://www.upd.edu.ph/~ismed/online/articles/project/ Vol6_The Effect.pdf. [20 Januari 2011].

http://bsnp-indonesia.org/id/bsnp/wp-content/uploads/2009/06/01.-SMA-MA.zip


Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word), 
hubungi Telp/SMS/WA: 0857 2891 6006

PTK SMP 230 = PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI POKOK BAHASAN EKOSISTEM MELALUI MEDIA KOMIK




PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI POKOK BAHASAN EKOSISTEM MELALUI MEDIA KOMIK PADA SISWA KELAS VII SMP N 2 PANINGGARAN PEKALONGAN
TAHUN AJARAN 2008/2009

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan efektivitas pembelajaran biologi pokok bahasan ekosistem melalui media komik pada siswa kelas VII SMP N 2 Paninggaran Pekalongan tahun ajaran 2008/2009. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dan dilakukan postest pada setiap akhir siklus. Teknik pengumpulan data dengan dialog awal, observasi, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif (reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan) Untuk data yang diperoleh dari tes kemampuan awal, tes siklus I, II, III dan data  pengamatan dengan lembar penilaian afektif dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata nilai siklus I (ranah kognitif: 59,55 atau meningkat sebesar 10,46 dari nilai awal dengan SD 12,25; ranah afektif: 16,27 termasuk kategori cukup berminat). Rata-rata nilai siklus II (ranah kognitif: 68,94 atau meningkat sebesar 9,39 dari nilai siklus I dengan SD 11,92; ranah afektif: 20,03 termasuk kategori berminat). Rata-rata nilai siklus III (ranah kognitif: 72,88 atau meningkat sebesar 3,94 dari siklus II dengan SD 9,45; ranah afektif: 21,91 termasuk kategori berminat). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media komik dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran biologi pada siswa kelas VII SMP N 2 Paninggaran Pekalongan tahun ajaran 2008/2009.

Kata Kunci: Pembelajaran, Hasil Belajar, Media komik


Harjanto.1997. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hopkins, David. 1993. A Teacher Guide to Classroom Research. Philadelphia: Open university Press.

Ibrahim dan Nana Syaodih. 2003. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Miarso, Yusuf Hadi. 1986. Teknologi Komunikasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali.

Mulyasa. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Purwodarminto. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemem Pendidikan dan Kebudayaan.

Sadiman, Arief S. 2002. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sudjana, Nana. 2000. Dasar- dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sudjana, Nana dan Ahmad Rifai. 2001. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Uno, Hamzah B. 2007. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Usman, Uzer dan Lilis Setyowati. 1993. Upaya Optimalisasi Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Wiriaatmadja, Rochiati. 2006. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Winkel, WS. 1987. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia.

Zaini, Hisyam. 2004. Strategi Pembelajaran aktif. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga.


Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word), 
hubungi Telp/SMS/WA: 0857 2891 6006

PTK SMP 231 PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PEMODELAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL



ABSTRAK

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PEMODELAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 2 MATESIH TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Andi Budi Anggriantoro. A 310 070 303. Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2011.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis pengalaman pribadi pada siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Matesih, (2)  meningkatkan kualitas hasil pembelajaran menulis pengalaman priadi pada siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Matesih tahun pelajaran 2010/2011.
Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan tdua siklus. Setiap siklus dimulai dengan identifikasi permasalahan yang ada di kelas, perencanaan tindakan berupa penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pelaksanaan tindakan, observasi, analisis dan refleksi untuk tindakan berkutnya. Subjek penelitian ini ialah guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Matesih. Teknik pengumpulan data diambil dari observasi, teknik tes, catatan lapangan, wawancara, analisis dokumen dan evaluasi sikap. Analisis data penelitian ini dengan cara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan penerapan teknik pemodelan dengan pendekatan kontekstual ini meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Hal ini bisa dilihat dari kerja sama, inisiatif, perhatian, dan kerja sistematis siswa. Untuk kerja sama siswa siklus I diproleh hasil dengan prersentase, 24,1% siswa mendapat nilai sedang, 62,1% siswa mendapat nilai baik, naik saat siklus II dengan rincian 10,3% siswa mendapat nilai sedang, dan 89,7% siswa mendapat nilai baik. Nilai inisiatif siswa siklus I, 73,3% siswa mendapat nilai sedang, dan 20,7% siswa mendapat nilai baik, meningkat pada siklus II menjadi 31% siswa mendapat nilai sedang, 65,5% siswa mendapat nilai baik, dan 3,5% siswa mendapat nlai amat baik. Perhatian siswa siklus I, sebanyak 79,3% siswa mendapat nilai sedang, dan 6,9% siswa mendapat nilai baik, sedangkan saat siklus II terdapat 17,2% siswa mendapat nilai sedang, 69% siswa mendapat nilai baik, dan 13,8% siswa mendapat nilai amat baik. Nilai bekerja sistematis pada siklus I sebanyak 27,6% siswa mendapat nilai sedang, dan 55,2% siswa mendapat nilai baik, sedangkan siklus II terdapat  37,9% siswa mendapat nilai sedang, dan 55,2% siswa mendapat nilai baik.
Peningkatan kualitas hasil pembelajaran dapat dilihat dari hasil tulisan pengalaman pribadi siswa. Sebelum diterapkan teknik pemodelan dengan pendekatan kontekstual, rata-rata siswa adalah 61,68  sedangkan setelah diadakan tindakan siklus I dan II nilai rata-ratanya meningkat menjadi 65,24 dan 67,31. Pada ketuntasan belajar sebelum diterapkan teknik pemodelan dengan pendekatan kontekstual jumlah siswa yang mencapai KKM (64) sebanyak 11 siswa, dan setelah diadakan tindakan siklus I dan II  jumlah siswa yang nilainya mencapai KKM (64) sebanyak 21 dan 24 siswa.

Kata kunci: Menulis pengalaman pribadi, pemodelan, dan kontekstual


DAFTAR PUSTAKA
 
Akhadiah, Sabarti, Maidar G. Arsyad, dan sakura H. Ridwan. 2002. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga

Alfianto, Achmad. 2006. Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Metamoerfosis Ulat Menjadi Kepompong. Dalam http://researchengines.com/0106achmad.html, diakses pada 10 Februari 2011, Pukul 08.00 WIB.

Anitah, Sri. Media Pembelajaran. Surakarta: LPP UNS

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Balai Pustaka

------------------------. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum

Budi Arti, Y. 2008. Kreatif Menulis. Klaten: Intan Pariwara

Depdiknas. 2002. Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL)). Jakarta: Depdiknas

Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004: Standar dan Kompetensi Matapelajaran Bahasa dan Sastra IndonesiaSekolah menengah Pertama Tsanawiyah. Yogyakarta: Depdiknas

Gie, The Liang. 2002. Terampil Mengarang. Yogyakarta: Balai Pustaka

Jumadi. Guru dan Media Pembelajaran. 2007. Dalam http://www.pontianakpost.co./berita/index.asp?Berita=Opini&id=133609, diakses pada 20 Februari 2011, pukul 20.00 WIB.

Keraf, Gorys. 2001. Komposisi. Ende Nusa Indah

Komaidi, didik. 2008. Aku Bisa Menulis. Yogyakarta: Sabda Media

Kosnandar, Ade. 2003. “Guru dan Media Pembelajaran”. Jurnal Teknodik. No. 13/VII/TEKNODIK/DESEMBER/2003. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasioal Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan.
Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mukhayati, Sri. 2002. Pengaruh Penguasaan Tata Kalimat dan Kosakata terhadap Kemampuan Menulis Wacana Narasi Siswa Kelas II SMU Muhammadiyah Purwodadi Kabupatan Grobogan. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta

Munadi, Yudhi. 2008. Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Pesda Press

Muslich, Mansur. 2008. KTSP: Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual. Panduan bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Malang: Bumi Aksara

Nurdiyantoro, Burhan. 2001. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE

Nutrudin. 2007. Dasar-dasar Penulisan. Malang: UMM Press

Purwa, Bambang Kaswanti. 1997. Pokok-pokok Pengajaran Bahasa dan Kurikulum 1994: Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas

Sadiman, Arief S., Raharjo, dan Agung Haryono. 2007. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Gafindo Persada

Saputra, Heru S.P. 2005. Penulisan Kreatif, Sentuhan Keteladanan sebagai Penggugah Kesadaran” dalam Pangesti Wiedarti (Ed). Menuju Budaya Menulis. Yogyakarta: Tiara Wacana

Siahaan, Sudirman. 2006. “Media Pemelajaran: Mitra atau Kompetitor bagi Guru dalm Kegiatan Pembelajaran?. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Tahun Ke-12, No. 063. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sunendar, tatang. 2008. Penelitia Tindakan Kelas. Dalam http://akhmadsudrajat.files.wortpress.com/2008/02/penelitian-tindakan-kelas.ppt#256, diakses pada 25 Februari 2011, pukul 20.00 WIB.

Suryanto . 2004.  Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi dengan Teknik Modeling pada Kelas II D SLTP 1 Sukoharjo, Kendal. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang

Suwarna, Ismaya. 2002. Peningkatan Menulis Wacana Narasi dengan Teknik Penceritaan Pengalaman Pribadi Siswa Kelas II MAN 1 Surakarta. Skripsi. Surakarta: Universitas Negeri Surakarta

Swanborn dan Glopper, de K.. “Impact of Reading Purpose on Incidental Word Learning From Context”. Language Learning A Journal of Research in Language Studies. Volume 52, Nuber 1, March 2002. University of Michigan.

Tarigan, Henry Guntur. 1994. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis Sebagai Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa

Wibawa, Basuki dan Farida Mukti. 2001. Media Pengajaran. Bandung Maulana
 

Winarti, Dewi. 2008. Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi Menggunakan Media Gambar Berseri Siswa Kelas V SD Negeri Tempel. Skripsi. Surakarta: Universitas Negeri Surakarta

Wiriatmaja, Rochiati. 2007. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosda Karya

Yunus, M. 2007. Bahasa Indonesia. Jakarta: Universitas Terbuka

Untuk mendapatkan file skripsi / Thesis / PTK / PTS lengkap (Ms.Word), 
hubungi Telp/SMS/WA: 0857 2891 6006